Hujan, Biarkan Hujan



(kumpulan puisi)

Hujan Bulan Lalu 

Hujan tumbuhkan kehidupan

Larutkan kesedihan

Memberikan kepastian

Menyerap harapan

Menjadi kenyataan

Hujan, rahmat Rabb semsta alam


Hujan Tak Lagi Turun

Rindu tak usah ku ungkap

Sapa tak perlu ku tutur

Kabar tak perlu ku dengar

Sebab hujan tak lagi turun di bulan ini

Sampai jumpa lagi

Hujan telah pergi

Aku ikut pergi

Mundur lalu menepi


Biarkan

Biarkan hujan turun

Biarkan rindu menjadi pupuk

Biarkan haru menjadi sejuk

Biarkan semua

tumbuh dalam qolbu

Sebab itu kau disebut manusia

 

20 Juli 2018

Nulis essay, reveiw buku, dan feature. Sesekali (iseng) nulis sastra.

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar
© Dhima Wahyu Sejati. All rights reserved. Developed by Jago Desain